HOME BERITA UTAMA BANDUNGSOREANGCIMAHIPADALARANGJATINANGORDAERAHOPINIHIBURANESKULRAMADAN OLAHRAGA KISAH
BERITA UTAMA
Senin, 06 September 2010
Kabareskrim Mengimbau Pemudik Jangan Lengah
Waspada Pembiusan!
JAKARTA,(GM).-
Para pemudik yang menggunakan jasa kereta api diingatkan untuk lebih waspada terhadap aksi kejahatan. Situasi mudik di stasiun kereta api memudahkan terjadinya kejahatan.

Senin, 06 September 2010
Mobil Barang Mulai Dilarang
MULAI hari ini, Senin (6/9), kendaraan barang dilarang beroperasi di jalan raya untuk menunjang kelancaran arus mudik. Pelarangan tersebut berlaku sampai H+1 Hari Raya Idulfitri 1431 H.

Senin, 06 September 2010
Istri Rosihan Anwar Wafat
JAKARTA,(GM).-
Kabar duka diterima masyarakat pers nasional. Zuraida Rosihan Anwar, istri wartawan senior Rosihan Anwar, meninggal dunia. "Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un, telah berpulang ke rahmatullah Ny. Zuraida Rosihan Anwar, istri Bapak Rosihan Anwar," kata tokoh PWI, Asro Kamal Rokan dalam pesan BlackBerry, Minggu (5/9).

Senin, 06 September 2010
Kasus di Pakuan Akibat Orang Dewasa Lalai
Diana, "Jangan Salahkan Anak"
OTISTA,(GM).-
Insiden penembakan yang terjadi di rumah dinas Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di mata Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jabar akibat kelalaian orang dewasa penghuni Gedung Pakuan. LPA bersikeras bocah R (11) tidak lalai dalam insiden penembakan menggunakan senapan angin yang melukai RA (11) tersebut.

Senin, 06 September 2010
Dalam Bidang Teknologi Informasi
Indonesia "Dijajah" Singapura
BLK. FACTORY,(GM).-
Dalam bidang teknologi informasi (TI) Indonesia benar-benar dibawah "jajahan" Singapura dan tidak mampu keluar dari kungkungan negara kecil tersebut.

Senin, 06 September 2010
Brigez Serahkan Kasus Perusakan Warnet ke Polisi
BLK. FACTORY,(GM).-
Pengurus Brigez menyerahkan kasus perusakan warnet dan warung yang dilakukan anggotanya kepada pihak berwajib. Mereka meminta polisi menindak tegas para pelaku.

Selasa, 09 Februari 2010
Penonton Turun Lapangan
Jaya Ancam WO
PELATIH Persib Bandung, Jaya Hartono mengancam tidak akan memerintahkan anak asuhnya masuk ke dalam lapangan jika penonton tuan rumah masuk ke pinggir lapangan Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (9/2). Jaya bahkan mengancam akan melalukan walk over (WO) jika hal tersebut terjadi.

"Sesuai aturan FIFA, hal itu tidak boleh terjadi. Semua penonton harus berada di tribun penonton. Ini pertandingan resmi, bukan persahabatan atau uji coba," ujar Jaya usai memimpin uji coba lapangan di Stadion Brawijaya Kediri, Senin (8/2).

Kekhawatiran Jaya tersebut sangat beralasan. Selain karena partai ini memang telah ditunggu-tunggu para Persikmania (julukan pendukung Persik, red), Panitia Pelaksana Persik ternyata memberikan diskon hingga 50 persen dari harga normal tiket masuk stadion.

Harga tiket kelas VIP dengan kapasitas 2.000 orang penonton turun menjadi Rp 20.000 dari Rp 40.000 per orang. Sedangkan kelas ekonomi yang memiliki kapasitas 12.000 penonton hanya dijual Rp 8.000 dari harga normal Rp 15.000. Sedangkan tiket kelas utama dengan kapasitas 2.000 penonton yang sebelumnya Rp 30.000, akan dihapus dan dijadikan kelas ekonomi.

Hal ini membuat Jaya khawatir, stadion tak akan mampu menampung penonton. Pasalnya, Stadion Brawijaya hanya menampung sekitar 15.000 sampai 18.000 penonton. "Bisa-tidak stadion ini nampung penonton? Kalau ada yang sampai masuk ke dalam lapangan, saya tidak mau," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panpel Persik Kediri, Bambang Sumarjono mengakui, pihaknya akan menarik simpatisan seluruh Persikmania yang ada untuk menyaksikan langsung serta memberikan dukungan kepada "Macan Putih" pada laga kandang di Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (9/2) petang. Diskon tersebut juga merupakan kado bagi Persikmania yang berulang tahun ke-9 pada 7 Februari lalu.

"Dengan diskon setengah dari harga tiket normal dan penghapusan kelas utama, kami yakin akan menarik simpatik seluruh Persikmania. Kemenangan sekecil apa pun yang akan diperoleh Persik, akan disaksikan langsung Persikmania," kata Bambang Sumarjono seperti dikutip Jatim.com.

Kendati demikian, Panpel Persik tetap akan memberikan kesempatan bagi bobotoh Persib yang ingin menyaksikan langsung ke stadion. "Berapa pun jumlah tiket yang mereka inginkan, akan kami layani," kata Bambang. (brilliant awal/"GM")**
Share

copyright © 2001 www.klik-galamedia.com