HOME BERITA UTAMA TATAR BANDUNGHIBURANOTOMOTIF & TEKNOLOGI OLAHRAGA KISAH LORONG TAJUK SKETSA
DAERAH
Rabu, 08 Juli 2009
Bocah Terkena Virus Flu Burung
SUKABUMI,(GM)-
Gumilar (7), warga Kp. Bungur Pandak RT 03/RW 05 Desa Bojong Kembar, Kec. Cikembar, Selasa (7/7) dirawat di RSUD Sekarwangi Cibadak, karena diduga terkena virus flu burung. Suhu tubuhnya mencapai 37 derajat Celsius dan menderita flu berat selama 24 jam.

"Kendati masih dalam kategori suspect flu burung, namun kami sangat mengkhawatirkan kondisi klinis yang dialami anak tersebut. Apalagi suhu tubuhnya kini mencapai 37 derajat serta flu yang dialaminya makin berat," ungkap Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Sukabumi, Dadang Sucipta kepada "GM", Selasa (7/7).

Untuk memastikan apakah positif terinfeksi flu burung, kata Dadang, RSUD sedang mendiagnosis kondisi klinis yang dialami anak itu

. "Namun sejauh ini, kami belum memperoleh kepastian apakah dia positif teridentifikasi atau tidak. Kami masih menunggu hasilnya," katanya Dadang mengugkapkan, sebelum gejala panas dan flu diderita pasien, di lingkungan sekitarnya ada puluhan ekor ayam mati mendadak.

"Radiusnya 200 meter dari dari rumahnya," katanya. Selain Gumilar, lanjut Dadang, pihaknya juga telah mengobservasi delapan warga lainnya yang mengalami gejala serupa dengan Gumilar. Mereka adalah Ma Anah (90), Een (40), Ma Ihat (60), Ujang Sadeli (15), Ade (40), Ningsih (50), dan Resti (18). Mereka mengalami flu berat disertai panas pascakematian ayam tersebut.

Dijelaskannya, tanda-tanda terjadi dugaan suspect flu burung itu setelah acara pernikahan salah seorang warga, Apung (41), penduduk Kp. Bungur, yang mengadakan pesta pernikahan anaknya.

"Diduga ayam yang akan dimasak dalam kegiatan pernikahan itu, mati mendadak. Hanya dalam sehari, puluhan ekor ayam milik warga yang berada tidak jauh dari rumah Apung mati mendadak," katanya.

Lebih lanjut Dadang menambahkan, kondisi suspect flu burung dialami belasan warga Kp. Pasir Kuray RT 03/RW 03 Ds. Mekarsari, Kec. Ciemas. Mereka mengalami gejala seperti Gumilar. Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, Dinkes telah melakukan observasi terhadap warga. Bahkan Dinkes telah mendirikan posko pelayanan khusus 24 jam untuk melayani kesehatan. (B.118)**

copyright © 2001 www.klik-galamedia.com