ALUN-ALUN,(GM).-
Pusat kota yang meliputi Jln. Dewi Sartika, Oto Iskandar Di Nata (Otista), Kapatihan, Dalem Kaum, dan Jln. Asia Afrika serta kawasan Alun-alun, Minggu (5/9), seperti lautan manusia dan kendaraan.
ALUN-ALUN,(GM).-
Penertiban yang dilakukan Satpol PP terhadap PKL di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jumat (3/9), tidak menyisakan bekas. PKL kembali menyerbu halaman masjid untuk kembali berjualan, Minggu (5/ 9).
MERDEKA,(GM).-
Pemilik senjata senapan angin berkaliber 4,5 mm merek Sharp Tiger, Imam bersama lima saksi lainnya diperiksa Polrestabes Bandung, Minggu (5/9). Kelima saksi di antaranya Suhaya, pegawai bagian cleaning service, Kasubag Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat, Yeni, sopir pengantar RA ke rumah sakit, serta seorang teman RA yang ada di lokasi kejadian.
TAMANSARI,(GM).-
Memasuki H-5 Lebaran, harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung kembali naik, menembus Rp 30.000/kg. Padahal sehari sebelumnya harga daging ayam masih berkisar antara Rp 28.000 hingga Rp 29.000/kg.
BLK. FACTORY,(GM).-
Dalam rangka memperkenalkan produk serta layanan terbaiknya ke seluruh lapisan masyarakat, PT Smart Telecom (Smart) dan PT Mobile-8 Telecom Tbk. (Fren) menggelar program karyawan Smartfren "Employee Sales Blitz (ESB)", Jumat (27/8).
BLK. FACTORY,(GM).-
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik Lebaran, PT XL Axiata menggelar layanan khusus XL Mangkal Mudik Rame. Layanan ini berupa posko mudik Lebaran yang menghadirkan berbagai layanan gratis seperti layanan fast facilities, fast refreshment, fast shopping, games via Twitter, Facebook, Foursquare, serta traffic mudik info.
TAMANSARI,(GM).-
Komisi VI DPR RI menargetkan rancangan undang-undang (RUU) lembaga keuangan mikro akan disahkan pada akhir tahun 2010. Lembaga keuangan mikro untuk mengantisipasi masalah yang dihadapi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), terutama yang berkaitan dengan pembiayaan.
BLK. FACTORY,(GM).-
Jumlah wisatawan yang mengunjungi berbagai objek wisata di Kota Bandung diperkirakan naik 5-10% dari hari-hari biasa. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Priyana Wirasaputra yang dihubungi "GM", Minggu (5/9).
PASTEUR,(GM).-
Makmun Suhendar (12), siswa SD Cikudayasa, Kel. Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung sudah empat hari dirawat secara intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Makmun diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan salah seorang gurunya di sekolah.
GEDUNG PAKUAN,(GM).-
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau agar para pemudik yang menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat memperhatikan keselamatan dan kenyamanan di jalan. Begitu pun dengan pemudik yang menggunakan angkutan umum.
BLK. FACTORY,(GM).-
Sebanyak 12 orang customer service Telkomsel terdiri dari 6 orang frontliner, 5 team leaders, dan seorang manajer, mendapatkan anugerah Customer Service Star di ajang The 6th National Customer Service Champhionship 2010 yang berlangsung sejak 23 Juli-21 Agustus 2010.
Senin, 06 September 2010
H-5 Lebaran Jumlahnya Semakin Meningkat
Parkir Ilegal Marak di Pusat Kota
ALUN-ALUN,(GM)-
Pusat kota yang meliputi Jln. Dewi Sartika, Oto Iskandar Di Nata (Otista), Kapatihan, Dalem Kaum, dan Jln. Asia Afrika serta kawasan Alun-alun, Minggu (5/9), seperti lautan manusia dan kendaraan.
Semrawut, mungkin ini kata yang tepat untuk menggambarkan situasi pusat Kota Bandung pada H-5 Lebaran. Nyaris tak ada ruang tersisa dari serbuan manusia dan kendaraan. Pedagang kaki lima (PKL) seperti berebut lahan dengan tukang parkir ilegal. Bahu jalan yang seharusnya menjadi tempat lalu lalang kendaraan bermotor, berubah fungsi menjadi tempat berjualan dan tempat parkir ilegal.
Seolah tak puas hanya menggunakan trotoar, mereka pun menyulap trotoar yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki, menjadi tempat berjualan dan tempat parkir ilegal. Kesemrawutan ini semakin lengkap dengan kehadiran tukang becak yang berani melawan arus lalu lintas ketika membawa penumpang. Tak peduli lalu lintas menjadi macet saat mereka melintas, tukang-tukang becak ini nekat melawan arus untuk menghemat energi sampai ke tujuan.
Teriakan pedagang yang menawarkan barang, beradu dengan bunyi klakson kendaraan. Belum lagi gerutuan pejalan kaki yang terpaksa harus tergusur dari trotoar.
Kondisi terparah bahkan terlihat di kawasan Kepatihan dan Otista. Kendaraan harus berusah payah masuk ke kawasan itu, karena padatnya jalan. Selain PKL, juga terdapat parkir kendaraan serta becak-becak.
"Buat jalan aja susah, apalagi pakai kendaraan," ujar Ny. Nina yang hendak berbelanja di kawasan Kepatihan.
Tingkah laku PKL dan tukang parkir ilegal memang membuat jengkel pengguna jalan. "Mereka seperti tidak memperhatikan hak-hak masyarakat seperti pengemudi kendaraan dan pejalan kaki," ujar Ny. Nina yang berulang kali tersenggol motor karena tak bisa berjalan di trotoar yang telah digunakan PKL.
Bukan hanya menggunakan trotoar dan bahu jalan, PKL pun tidak bisa menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lapak mereka. Sampah dibiarkan bertebaran dan terinjak-injak pengunjung, sehingga terbawa ke badan jalan.
Sementara itu, sejak minggu kedua bulan puasa, di pusat kota muncul tempat-tempat parkir motor ilegal. Tempat parkir ilegal ini tak hanya menyita bahu jalan, tetapi juga menggunakan trotoar. Contohnya di Jln. Dewi Sartika, sebagian trotoarnya digunakan untuk tempat parkir.
Tukang parkir ilegal pun berani menggunakan trotoar Pendopo Kota Bandung yang menjadi rumah dinas Wali Kota Bandung. Tidak tanggung-tanggung, parkir motor sampai dua jajar terlihat memenuhi trotoar Pendopo.
"Saya tidak mengerti, kok tidak ada tindakan sama sekali, apa memang dibiarkan. Kalau di trotoar Pendopo saja berani, apalagi di tempat lain," ujar Dadang, warga Jln. Banceuy.
Di seberang Pendopo, tepatnya di samping Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, juga dipenuhi PKL makanan. Meski ada mobil Satpol PP Kota Bandung, namun PKL tetap berjualan lengkap dengan kursi-kursi untuk pembeli.
"Padahal Pemkot Bandung melarang restoran dan rumah makan buka siang hari selama bulan puasa. Ini di depan Pendopo, PKL terang-terangan berjualan. Jelas-jelas mereka melanggar aturan, kalau restoran dan rumah makan harus tutup, mengapa PKL makanan boleh berjualan," katanya. (B.32)**