JAKARTA,(GM).-
Para pemudik yang menggunakan jasa kereta api diingatkan untuk lebih waspada terhadap aksi kejahatan. Situasi mudik di stasiun kereta api memudahkan terjadinya kejahatan.
MULAI hari ini, Senin (6/9), kendaraan barang dilarang beroperasi di jalan raya untuk menunjang kelancaran arus mudik. Pelarangan tersebut berlaku sampai H+1 Hari Raya Idulfitri 1431 H.
JAKARTA,(GM).-
Kabar duka diterima masyarakat pers nasional. Zuraida Rosihan Anwar, istri wartawan senior Rosihan Anwar, meninggal dunia. "Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un, telah berpulang ke rahmatullah Ny. Zuraida Rosihan Anwar, istri Bapak Rosihan Anwar," kata tokoh PWI, Asro Kamal Rokan dalam pesan BlackBerry, Minggu (5/9).
OTISTA,(GM).-
Insiden penembakan yang terjadi di rumah dinas Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di mata Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jabar akibat kelalaian orang dewasa penghuni Gedung Pakuan. LPA bersikeras bocah R (11) tidak lalai dalam insiden penembakan menggunakan senapan angin yang melukai RA (11) tersebut.
BLK. FACTORY,(GM).-
Dalam bidang teknologi informasi (TI) Indonesia benar-benar dibawah "jajahan" Singapura dan tidak mampu keluar dari kungkungan negara kecil tersebut.
BLK. FACTORY,(GM).-
Pengurus Brigez menyerahkan kasus perusakan warnet dan warung yang dilakukan anggotanya kepada pihak berwajib. Mereka meminta polisi menindak tegas para pelaku.
Senin, 06 September 2010
Kabareskrim Mengimbau Pemudik Jangan Lengah
Waspada Pembiusan!
JAKARTA,(GM)-
Para pemudik yang menggunakan jasa kereta api diingatkan untuk lebih waspada terhadap aksi kejahatan. Situasi mudik di stasiun kereta api memudahkan terjadinya kejahatan.
"Perlu diwaspadai ada hipnotis dan obat bius," ujar Kabareskrim, Komjen Ito Sumardi saat meninjau Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (5/9).
Ito mengatakan, potensi kerawanan tindak kejahatan pada setiap mudik selalu ada. Masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaannya selama bepergian mudik. Hal itu termasuk menjaga setiap barang bawaannya. "Makanya kita imbau pemudik menjaga harta miliknya," tuturnya.
Menurut Ito, terkait dengan masih adanya calo-calo tiket, hal itu sesuatu yang tidak bisa dihindari. Meski jumlahnya bisa ditekan, namun para calo selalu ada setiap tahunnya. "Namanya juga calo. Mereka 'kan tetap bisa hidup selama ada konsumennya. Makanya jangan beli tiket dari calo," imbau mantan Kapolda Riau ini.
Selama pelaksanaan mudik, lanjut Ito, Polri telah menurunkan petugasnya untuk mengurangi tindak kejahatan. Di setiap tempat rawan dan memiliki potensi kriminalitas, diwajibkan dijaga oleh polisi.
"Kita ada Polsus. Bekerja sama dengan PT Kereta Api. Tentu kita berharap pemudik bisa dengan tenang kembali ke kampung dan berkumpul bersama keluarga," tutupnya.
Mulai melonjak
Sementara itu, lonjakan penumpang kereta api di Stasiun Bandung mulai terasa sejak, Sabtu (4/9). Untuk mengantisipasi hal itu, PT KA Daop 2 Bandung memberangkatkan kereta tambahan Lebaran Minggu (5/9).
Berdasarkan data dari Media Center Stasiun Kereta Api Bandung, kemarin terjadi lonjakan penumpang pada kelas eksekutif sebesar 9 persen dan kelas bisnis sebesar 24 persen dibanding tahun 2009.
"Lonjakan penumpang untuk kereta ekonomi sudah mulai terasa, makanya hari ini (kemarin, red) akan kita berangkatkan kereta tambahan Lebaran. Sebenarnya kita siapkan dari kemarin, tapi kemarin masih sepi, makanya kita belum berangkatkan," ujar Kahumas Daop 2 Bandung, Bambang S. Prayitno.
Menurutnya, PT KA Daop 2 Bandung menyiapkan tiga rangkaian kereta tambahan setiap harinya mulai dari H-7 hingga H+8. Sebanyak 2 rangkaian kereta Pasundan jurusan Bandung-Surabaya dan Surabaya-Bandung, dan kereta Kutojaya Selatan jurusan Bandung-Kutoarjo.
Kereta tambahan akan diberangkatkan jika lonjakan penumpang sudah tinggi dan tidak mampu diangkut kereta reguler.
"Kita berikan toleransi 150 persen untuk satu rangkaian. Kira-kira satu rangkaian bisa menampung 800 orang. Kalau pemesanan tiket sudah mencapai 600 tiket, maka akan kita persiapkan kereta tambahannya. Saya baru dapat kabar, untuk hari ini pukul 14.00 WIB, pemesan tiket KA Kutojaya Selatan sudah mencapai 600 orang, maka kita akan siapkan kereta tambahan untuk nanti malam," tambahnya.
Stasiun Kereta Api Bandung sudah terlihat lebih ramai dibanding hari biasa. Pemudik yang membawa koper dan tas besar menyemut di peron. "Memang tujuannya kita berangkatkan kereta tambahan supaya tidak ada penumpukan di stasiun-stasiun. Prediksi kami, tahun ini diperkirakan pengguna kereta api akan naik. Kereta api masih menjadi primadona untuk mudik," katanya. (B.46/B.68/dtc)**